ARTIKEL
Indonesia
adalah negara kepulauan. Keindahan dan kekayaan alamnya membuat negara lain
ingin memilikinya. Sebagai generasi indonesia, tak sepatutnya kita lengah akan
kekayaan yang kita miliki. Jangan sampai tindak kriminal menyelusup ke negara
kita dengan sangat ‘ rapi ‘. Sekarang saja kita ‘ kecolongan ‘ dengan mudahnya
transaksi ilegal seperti Narkoba dan Prostitusi Online. Faktor ekonomi menuntut
mereka untuk melakukannya walaupun mereka tahu resiko yang akan di tanggung. Pepatah
mengatakan “ berani karena terbiasa”.
Begitu juga bagi mereka ‘ king of criminal ‘. Karena terbiasa mereka tak akan
merasa bersalah asalkan kebutuhan mereka terpenuhi.
Maraknya
narkoba yang terdapat dalam makanan mengharuskan kita untuk memberantasnya. Parahnya
mereka melakukan itu semua supaya konsumen ketagihan dan terus ‘order’ makanan
tersebut via online. Apakah mereka tahu bahwa perbuatan itu merupakan perbuatan
yang tercela ?? tentu saja mereka tahu. Hanya saja mereka ‘ menutup mata ‘
seolah-olah mereka itu seperti anak 5 tahun yang belum tahu-menahu soal
sebab-akibat dari perbuatannya sendiri.
Prostitusi
Online tengah hangat di perbincangkan masyarakat dan media. Sampai-sampai
masyarakat menyebut jalan yang di mana penuh dengan PSK dengan sebutan ‘ vagina
street ‘. Mereka ( PSK ) tak malu saat bio di socmednya berubah menjadi iklan ‘esek-esek’.
Bahkan mereka mencantumkan tarif Rp350.000,00/jam !!! demi memenuhi kebutuhan
hidupnya mereka rela menjual dirinya dengan sangat-sangat MURAH !!!. Mau di bawa kemana negara ini jika pola pikir
mereka yang masih monoton dengan anggapan ‘ demi uang segalanya ku berikan’. “ sebenarnya bukan penjajah yang harus kita
perangi, namun bangsa sendiri yang harus kita perangi “





